MENUNGGU UBAN - FLP Blitar

MENUNGGU UBAN

Bagikan
Menunggu Uban

Tak ubahnya sebuah penantian, meski tanpa dilandasi rasa rindu, kemunculan uban menjadi sesuatu yang aku tunggu. 

Tepat pada usia 50 uban-uban itu mulai menyambangi kepalaku. Tanpa permisi, uban mengkebiri warna hitam menjadi putih. 

Namun, karena kehadirannya yang memang sudah aku tunggu, jadi aku tidak merasa terganggu. Saat orang lain sibuk menghitamkannya kembali dengan berbagai merk pewarna rambut, aku justru menikmatinya dengan takjub. 

Uban patut dibanggakan. Aku yang bisa mencapai masa tua harus lebih bersyukur karena pada kenyataannya banyak kaum muda yang tak sampai pada masa tua. 

Yang terpenting meski telah beruban, kegiatan berkaryaku tetap berjalan. 

Blitar, 22 Januari 2022

No comments:

Pages